TRANSFER FACTOR DETAIL PRODUCT

4Life® Transfer FactorTM Plus Tri-Factor Formula [ TF+] – Isi 90 kapsul

Kegunaan :Berpotensi mengenali lebih dari 200.000 jenis kuman, virus, jamur, parasit, bakteri & sebagainya. Informasi yang terkandung didalam TF+ merangsang tentara – tentara sistem imun untuk menyerang segala musuh-musuhnya, sel – sel rusak & jga sel-sel kanker serta membantu penyembuhan penyakit Underactive Immune Cells [ Lemah daya Imun ], TF+ mampu meningkatkan aktifitas Sel Natural Killer & daya tahan tubuh hingga 437%

Produk ini di buat oleh 4Life untuk meningkatkan system imun pada tingkat yang tertinggi, 4Life Transfer Factor Plus Tri Factor Formula, yang menggabungkan kepintaran dari Transfer Factor E-XF, kecerdasan ekstraksi dari Nano Factor, serta penambahan campuran Cordyvant untuk meningkatkan sistem imun pada tingkat yang tertinggi.

Personal Testimonies Transfer Factor [ klik for more detail ]: Aids & HIV, Kanker Otak, Kanker Payudara, Leukemia, Liver, Limfoma, Multiple Mieloma , Kanker Paru, Kanker Ovarian, Kanker Pancreatic, Kanker Prostat, Kanker Kulit, Kanker Tiroid, Kanker Uterus, Penyakit Hodgkin, Hepatitis, Lyme disease, Infection, Sinus

Kandungan bahan 4Life® Transfer FactorTM Plus Tri-Factor Formula :

  • Transfer Factor E-XF (a patented concentrate of transfer factors and other natural components from cow colostrumartikel Koran Kompas Senin, 11 Agustus 2003 and egg yolkulasan www.gizi.net tentang kuning telur bukan sekedar warna )
  • NanoFactor extract (a proprietary concentrate of nano-filtered cow colostrum.) – Artikel Koran Kompas tentang Teknologi Nano
  • Cordyvant Proprietary Polysaccharide Complex (IP-6, Soya bean Extract, Cordyceps sinensis, Beta-Glucan (from baker’s yeast)
  • Beta-Glucan (from Oat)
  • Agaricus blazeii Extract
  • Mannans (from Aloe Vera)
  • Olive Leaf Extract
  • Maitake Mushroom
  • Shiitake mushroom)
  • Zinc

—————————————————————————————-

4Life® Transfer FactorTM Tri-Factor Advance – Isi 60 kapsul

Kegunaan :Untuk penyembuhan penyakit Overactive Immune Cells [ Auto Immune Disease ], TF Advance mampu meningkatkan aktifitas Sel Natural Killer & daya tahan tubuh hingga 238 %.

Suplemen kesehatan 4Life® Transfer Factor™ Tri-Factor Advance – Untuk Penyembuhan Penyakit Autoimun, Sinus, Diabetes, Autisme, Asam Urat, Maag, Asma, Suplemen yang membuat tubuh kita Fit & Bugar.

Dengan Tri Factor Formula, kecerdasan yang semakin bijak, 4Life Transfer Factor Tri Formula bersama-sama kecerdasan dari 4Life Transfer Factor dan kepintaran dari ektraksi dari nano factor untuk mengatur, meningkatkan dan menyeimbangkan imun sistem, sesuai dangan tubuh kita.

Personal Testimonies Transfer Factor : Autisme, Alergi, Asma,

Kandungan bahan 4Life® Transfer Factor™ Tri-Factor Advance :

  • Transfer Factor E-XF (a patented concentrate of transfer factors and other natural components from cow colostrum and egg yolk)
  • NanoFactor (a proprietary concentrate of nano-filtered cow colostrum.)

—————————————————————————————-

4Life® Transfer FactorTM Chewable Isi 90 kapsul – Untuk kesehatan Sistem imun anak-anak & dewasa

Kegunaan TF Chewable :

Seperti halnya 4Life Tri Factor Formula, produk ini dibuat untuk meningkatkan system imun, dengan kombinasi bentuk permen rasa citrus yang manis, sehingga lebih disukai anak-anak, dan orang dewasa pada umumnya. Dengan media chewable, akan sangat mudah dibawa kemanapun dan mudah untuk dikonsumsi tanpa mempengaruhi fungsinya. Chewable sangat menarik untuk dianjurkan dikonsumsi anak-anak yang susah untuk mengkonsumsi obat melalui oral.

Kandungan Bahan TF Chewable :

Transfer Factor E-XF (a patented concentrate of transfer factors and other natural components from cow colostrum and egg yolk)

—————————————————————————————-

4Life® Transfer FactorTM GluCoach Isi 120 kapsul – Untuk Membantu menyokong kesehatan pankreas

Kegunaan TF Glucoach :
• Sesuai untuk Penyembuhan Diabetes Type I & II
• Membasmi Kuman Yang Menyerang Pankreas & Fungsi Insulin
• Chromium, Vanadium & Ginseng mengimbangi gula & metabolisme.
• Sebagai Antioksidan

Merupakan satu produk yang istimewa dan inovatif, apabila di gabungkan dengan langkah pencegahan seperti diet dan gaya hidup yang sehat, 4Life Transfer Factor memberi dukungan kepada kesehatan yang optimal, secara menyeluruh.
Sebagian besar apa yang kita makan setiap hari akan berubah menjadi glukosa, dimana menjadi salah satu sumber tenaga yang utama dalam tubuh kita, ia memberikan dukungan sistem metabolisme dan endokrin dan membantu tubuh kita mengguraikan glukosa dari makanan yang paling efisien.

Kandungan Bahan TF Glucoach:

Targeted Transfer Factor (a patented extract containing Targeted Transfer Factor from cow colostrum and egg yolks), Pterocarpus marsupium, Fenugreek, Momordica charantia, Gymnema sylvestre, Korean Ginseng, Alpha Lipoic Acid, and Vanadium.

———————————————————————————-

4Life® Transfer FactorTM Cardio Isi 120 kapsul – Untuk Meningkatkan Kesehatan Jantung Anda

Kegunaan TF Cardio :

• Menurunkan Kadar Kolesterol LDL
• Membersihkan & Memperlancar peredaran darah.
• Membasmi Kuman Yang Menyerang Pembuluh Darah Jantung
• Sebagai Antioksidan

4Life Transfer Factor Cardio merupakan suplemen kesehatan yang paling inovatif untuk membantu system imun tubuh secara menyeluruh untuk kesehatan Kardiovascular. Jantung kita bekerja 24 jam nonstop setiap hari, memompa darah berliter-liter ke seluruh tubuh, dengan pola hidup yang sibuk seperti sekarang ini, kita harus menitik beratkan untuk mendukung sistem kardiovaskular.

Kandungan Bahan TF Cardio :

Cardio Targeted Transfer Factor, Vitamin A, Vitamin C, Vitamin E, Niacin, Vitamin B6, Folate, Vitamin B12, Magnesium, Zinc, Selenium, Copper, Potassium, and Proprietary Blend (Butchers Broom, Ginkgo biloba, Hawthorn, Garlic, Coenzyme Q-10, Red Rice Yeast Extract, Resveratrol, and Ginger Oil).

—————————————————————————————

4Life® Transfer FactorTM Male Pro Isi 90 kapsul – Untuk Menjaga Kesehatan Prostat

Kegunaan TF Male Pro :

Menyehatkan Organ Kaum Lelaki secara keseluruhan.
Melancarkan buang air kecil.
Mencegah & Menyembuhkan kanker Prostat.
Menyehatkan sistem imun organ lelaki, kesuburan dan kejantanan.

4Life Transfer Factor Malepro, berisi targeted Transfer Factor yang sangat Ekslusive dan gabungan dari ektrak herbal pada umumnya, ia adalah molekul halus yang di perlukan sistem imun tubuh agar kesehatan tubuh tetap terjaga.

4Life Transfer Factor mendukung sistem imun dengan menggabungkan transfer factor ekstrak susu awal sapi dan juga kuning telur ayam, Gabungan ini telah diproduksi secara ekslusif oleh 4Life dengan teknologi nanofactor yang sudah dipatenkan

Kandungan Bahan TF Malepro:

Targeted Transfer Factor (a patented extract containing Targeted Transfer Factor from cow colostrum and egg yolk), Zinc, Selenium, Saw Palmetto, Isoflavones, Lycopene, Proprietary Blend (Pygeum Extract, Nettle Extract, Soya Bean Extract, Broccoli Extract, Calcium d-Glucarate), lecithin, yellow beeswax, pure olive oil, gelatin, and glycerin.

—————————————————————————————-

4Life® Transfer FactorTM Belle Vie Isi 60 kapsul – Untuk kesehatan sistem reproduksi wanita

Kegunaan TF Belle Vie :

Menyehatkan Sistem reproduksi wanita.
Mencegah & Menyembuhkan kanker Payudara.
Menyehatkan sistem imun reproduksi wanita & membantu kesuburan

Diproduksi khusus untuk kesehatan wanita Ia adalah molekul halus yang berisi sistem informasi di sel imun yang diperlukan untuk kesehatan tubuh yang seimbang.
4Life Transfer Factor E-XF dapat mendukung sistem imun dengan gabungan Transfer Factor, ekstrak susu awal sapi dan kuning telur ayam, gabungan fitoestrogen dan indol baik untuk kesehatan payudara dan sistem kesehatan wanita secara menyeluruh.

Kandungan Bahan TF Belle vie:

Targeted Transfer Factor® (a patented extract containing Targeted Transfer Factor from cow colostrum and egg yolk), Phytoestrogen Proprietary Blend (Kudzu isoflavone extract, red clover isoflavone extract, flax lignan extract), Cruciferous Vegetable Blend (broccoli, cabbage, and kale, along with indole 3-carbinol, diinodoly methane (DIM), ascorbigen and other dietary indoles), green tea extract, calcium d-Glucarate, grapeseed extract, clove oil, gelatin, glycerin, and water.

————————————————————————————————————————————–

Cara Pemesanan, Pengiriman & Pembayaran :

1. Pengiriman barang [ saat ini menggunakan jasa ekspedisi Tiki ] dilakukan setelah pembeli melakukan pembayaran melalui transfer [ Cash & Carry ].

2. Biaya pengiriman ditanggung oleh pembeli.

3. Setelah Anda melakukan pemesanan, kami akan segera mengkonfirmasi total pembayaran produk.

4. Pembayaran dengan cara transfer ke rekening kami di Bank BCA / Bank Mandiri.

5. Melayani Pengiriman keseluruh wilayah indonesia.


Ternyata Multiple Sclerosis, Psoriasi dan Rheumatoid Arthritis termasuk Penyakit Autoimune

Apakah penyakit autoimune itu?

Penyakit autoimmune adalah penyakit dimana sistem kekebalan yang terbentuk salah mengidentifikasi benda asing, dimana sel, jaringan atau organ tubuh manusia justru dianggap sebagai benda asing sehingga dirusak oleh antibodi. Jadi adanya penyakit autoimmune tidak memberikan dampak peningkatan ketahanan tubuh dalam melawan suatu penyakit, tetapi justru terjadi kerusakan tubuh akibat kekebalan yang terbentuk. (NIH, 1998; Schaechter dkk., 1993 : Salyers dan Whitt, 1994 : Pelczar dkk. 1986 : Madigan dkk. 1997).

Apakah Menular ?

Belum pernah dibuktikan bahwa penyakit autoimmune ini bersifat menular. Penyakit autoimmune tidak menyebar kepada individu lainnya sebagaimana penyakit infeksi. Penyakit ini tidak sebagaimana AIDS demikian pula tidak sebagaimana kanker. Gen individu penderita penyakit autoimmune memiliki konstribusi terhadap penularan penyakit autoimmune. Penyakit tertentu seperti Psoriasis dapat terjadi diantara beberapa anggota keluarga (NIH, 1998).

Penyakit Autoimmune (Psoriasis)

Penyakit Autoimmune (Psoriasis)

Ada beberapa penyakit autoimmune dan masing-masing dapat berdampak pada tubuh dengan berbagai model, sebagai contoh; reaksi autoimmune berlangsung menyerang otak pada kasus multiple sclerosis dan menyerang saluran pencernaan pada kasus penyakit Crohn’s. Pada kasus penyakit autoimmune lainnya, seperti lupus erythematosus (lupus), berdampak pada jaringan dan organ-organ yang bervariasi antar individu dengan penyebab penyakit yang sama. Seseorang yang menderita lupus mungkin berdampak pada kulit dan persendian sementara kasus lupus pada individu lainnya memberikan dampak kulit, ginjal dan paru-paru. Pada akhirnya kerusakan pada jaringan-jaringan yang disebabkan oleh sistem kekebalan akan permanen sebagaimana kerusakan sel pankreas yang memproduksi insulin pada diabetes mellitus tipe I.

Apakah Penyebab Utama Penyakit Autoimmune ?

Genetik : Telah ditunjukkan pada manusia bahwa gen major histocompatibility complex (MHC) dikaitkan dengan kejadian spesifik dari penyakit autoimmune. Gen MHC ada pada semua vertebrata, gen ini menandai 2 katagori pokok molekul yang membentuk bagian dari sel membran dan seluruh bagian membran (Schaechter dkk., 1993 : Henderson dkk., 1999). Secara khusus gen tersebut memiliki peranan dalam menseleksi antigen yang dapat dikenali oleh sel-T. Sebuah analisa keturunan dari anjing beardies menunjukan bahwa hypoadrenocorticism mempengaruhi sifat keturunan yang dihasilkan. Kejadian ini disebabkan adanya autosomal recessive gene yang melakukan penetrasi secara tidak lengkap.

Para peneliti berharap dapat mengidentifikasi gen atau gen-gen pada satu atau lebih loci yang memiliki hubungan dengan hypoadrenocorticism. Analisa pedigree pada populasi besar Old English Sheepdogs dan breeds lainnya yang pada populasi lebih kecil, menunjukkan bahwa hampir semua kasus autoimmune terjadi pada hewan yang memiliki darah segaris. Namun demikian data tersebut juga menjelaskan bahwa anjing-anjing yang dalam segaris keturunan tidak selalu menderita penyakit autoimmune dimana mayoritas dalam kondisi normal, sehat walaupun beberapa menderita gangguan subklinis penyakit autoimmune. Kesimpulan yang dapat ditarik dari kasus diatas bahwa ; Tampaknya anjing memiliki kecendurungan secara genetik untuk menderita penyakit autoimmune (Aronson, 1999).

Fakta lain menunjukkan bahwa gen spesifik atau kelompok gen sebagai predisposisi suatu keluarga terhadap Psoriasis. Sebagai tambahan, individu anggota suatu keluarga dengan penyakit autoimmune dapat berperan dalam membentuk abnormalitas gen yang mendorong kejadian penyakit autoimmune walaupun mungkin menurunkan penyakit autoimmune dalam jenis penyakit autoimmune lainnya. Sebagai contoh; salah satu orangtuanya menderita lupus, maka keturunannya dimungkinkan menderita dermatomyositis dan mungkin keturunan lainnya penderita Rheumatoid arthritis (NIH, 1998).

Penyakit Autoimmune (rhematoid-arthritis)

Penyakit Autoimmune (rhematoid-arthritis)

Beberapa penyakit autoimmune diketahui terjadi dan makin terjadi karena adanya faktor pemicu seperti infeksi virus. Sinar matahari tidak saja berperan sebagai pemicu kejadian lupus akan tetapi sinar matahari malahan dapat memperburuk kondisi penderita lupus. Hal ini perlu disadari sehingga faktor-faktor tersebut dapat dihindari oleh individu yang rentan dalam rangka mencegah atau meminimalisasikan jumlah kerusakan yang ditimbulkan oleh karena penyakitauto immune pada penderita. Faktor-faktor lainnya seperti : stress kronis, hormonal dan kehamilan, belum banyak diketahui dampaknya terhadap sistem kekebalan dan penyakit autoimmune (Aronson, 1999)

Bagaimana Mekanisme Kejadian Penyakit Autoimmune ?

Jika tubuh dihadapkan sesuatu yang asing maka tubuh memerlukan ketahanan berupa respon immun untuk melawan substansi tersebut dalam upaya melindungi dirinya sendiri dari kondisi yang potensial menyebabkan penyakit. Untuk melakukana hal tersebut secara efektif maka diperlukan kemampuan untuk mengenali dirinya sendiri sehingga dapat memberikan respon pada kondisi asing atau bukan dirinya sendiri. Pada penyakit autoimmune terjadi kegagalan untuk mengenali beberapa bagian dari dirinya (NIH, 1998).

Ada 80 grup Penyakit autoimmune serius pada manusia yang memberikan tanda kesakitan kronis yang menyerang pada hampir seluruh bagian tubuh manusia. Gejala-gejala yang ditimbulkan mencakup gangguan nervous, gastrointestinal, endokrin sistem, kulit dan jaringan ikat lainnya, mata, darah, dan pembuuh darah. Pada gangguan penyakit tersebut diatas, problema pokoknya adalah terjadinya gangguan sistem immune yang menyebabkan terjadinya salah arah sehingga merusak berbagai organ yang seharusnya dilindunginya.

Bagaimana Mendiagnosa Penyakit Autoimmune?

Diagnosa penyakit autoimmune didasarkan pada gejala individu yang didapatkan melalui pengamatan kondisi fisik dan hasil pemeriksaan laboratorium. Diagnose dini penyakit autoimmune sangat sulit dilakukan. Beberapa gejala dari penyakit autoimmune, seperti kecapaian, adalah tidak spesifik. Test laboratorium mungkin sangat membantu, tetapi seringkali tidak mencukupi didalam mengkonfirmasi suatu diagnostik. Jika individu menderita gejala semacam sakit persendian dan hasil laboratorium positif tetapi non spesifik, maka penderita tersebut akan didignose dengan nama yang membingunggkan (“undifferentiated”) sebagai awal atau tidak terbedakan sebagai penyakit jaringan ikat (connective tissue disease) (NIH, 1998).

Apa Contoh Penyakit Autoimmune itu ?

1. Rheumatoid Arthritis

Pada penderita rheumatoid arthritis, sistem kekebalan secara significant melakukan taget kerusakan di daerah liningsynovium yang membungkus persendian. Peradangan bagian sinovium ini biasanya simetris (kejadiannya sama sebangun dari kedua organ tubuh), menyebabkan sakit, bengkak, dan kaku pada persendian. Penyakit rheumatoid arthritis dibedakan dari osteoarthritis yang lebih umum ditemukan kasusnya disertai arthiris “wear-and-tear” degenerative. Akhir-akhir ini fokus therapi dilakukan dengan mengurangi peradangan dari persendian dengan menggunakan obat-obat anti peradangan atau immunosuppressive. Kadang-kadang sistem immune juga merusak paru, pembuluh darah atau mata. Jarang muncul pasien yang memiliki gejala penyakit autoimmune lainnya, seperti peradangan Sjogren’s, gatal dan bersisik. Pada beberapa kasus pengobatan oral sering dilakukan (NIH, 1998 ; Roitt, 1991).

2. Multiple Sclerosis

Multiple sclerosis adalah penyakit dimana sistem immune merusak jaringan ssyaraf dari sistem syaraf pusat. Umumnya, kerusakan pada sistem syaraf pusat terjadi intermitten, sehingga memungkinkan penderita dapat melakukan aktivitas kehidupan normal. Pada kejadian yang ekstrem, gejalanya tampak permanen sehingga penderita akan mengalami kebutaan, kelumpuhan, dan kematian premature. Beberapa terapi dengan menggunakan obat semacam beta interferon sangat membantu bagi penderita dengan gejala intermitten (NIH,1998).

Penyakit Diabetes, akibat Pankreas “MOGOK”

Diabetes Mellitus (DM), demikian nama lengkap penyakit ini. Tapi, sering disingkat diabetes saja. DM sebenarnya merupakan penyakit akibat gangguan metabolisme. Pada saat metabolisme tubuh dalam kondisi normal, suplai karbohidrat ke dalam tubuh akan langsung diubah menjadi glukosa atau sering disebut oleh awam sebagai gula. Pada saat yang bersamaan, pankreas juga memproduksi hormon insulin yang kemudian masuk ke dalam aliran darah agar glukosa dapat diubah menjadi energi yang dibutuhkan oleh setiap sel di seluruh bagian tubuh.

PENYEBAB “MOGOK” NYA PANKREAS

Penyusutan sel akibat masalah genetik
Peradangan yang disebabkan oleh serangan virus ke pankreas, khususnya Pulau Langerhans sehingga pankreas tidak bekerja dengan baik. DM jenis ini merupakan DM tipe I, yakni diabetes yang tergantung pada insulin. DM-nya muncul pertama ketika penderita masih berusia dibawah 30 tahun.
Metabolisme yang melambat akibat penuaan. Pada kondisi ini pankreas memproduksi insulin dalam jumlah cukup tapi tubuh tidak meresponnya dengan baik. Akibatnya, glukosa tetap saja menumpuk di dalam darah dan urine. Kondisi ini sering terjadi pada penderita DM tipe II, yakni diabetes yang tidak tergantung pada insulin dan biasanya meyerang orang paruh baya dengan gaya hidup kurang gerak dan banyak makan makanan tinggi kalori serta lemak tapi kurang serat.

Bila metabolisme itu berjalan dengan baik, tak akan ada kelebihan glukosa dalam darah. Tapi, metabolisme ini bisa kacau gara-gara pankreas yang “mogok” bekerja sehingga tidak tersedia hormon insulin yang cukup untuk mengubah glukosa menjadi energi.

Kekurangan insulin dalam tubuh mengakibatkan glukosa menjadi tetap berada dalam darah. Bila darah kewalahan menampungnya, glukosa ini akhirnya masuk ke dalam urine untuk dibuang. Itu sebabnya, ketika kadar gula dalam darah dan urine penderita diukur, hasilnya diatas normal.

GEJALA :

· Sering haus

· Sering buang air kecil

· Sering lapar

· Kaki dan tangan sering kesemutan

· Kehilangan berat badan padahal nafsu makan tetap besar.

· Lemas dan lelah

Pada tahap lebih lanjut :
Penderita mudah tersinggung
Kulitnya kering dan gatal-gatal
Luka menjadi lama sembuhnya
Penglihatan menjadi kabur
Infeksi berulang pada kandung kemih, vagina, dan kulit.

DUA KALI PEMERIKSAAN

Kalau Anda mengalami gejala diabetes, segeralah pergi ke dokter. Untuk memastikan diagnosisnya, dokter akan meminta Anda melakukan pemerikasaan kadar gula dalam darah dan urine di laboratorium. Kedua pemeriksaan ini biasanya akan dilakukan dua kali. Pertama untuk mendapatkan nilai gula darah puasa. Sebelum pemeriksaan pertama, penderita diharuskan berpuasa 8 – 10 jam sebelum pemeriksaan. Sesudahnya, penderita dipersilakan makan dan minum, lalu 2 – 3 jam kemudian dilakukan pemeriksaan kedua untuk memperoleh nilai gula darah setelah makan.

Mengapa harus menunggu begitu lama? Asumsi para ahli, selama satu jam pertama setelah makan, kadar gula darah biasanya meningkat karena tubuh mendapat suplai karbohidrat. Tapi, kemudian turun kembali karena diambil oleh tubuh untuk menghasilkan energi.

Bila dari hasil pemeriksaan diketahui kadar gula darah Anda tinggi, sebaiknya segeralah memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan obat diabetes atau bila dirasa perlu akan mendapatkan suntikan insulin. Penyakit DM yang tak ditangani dengan baik akan mengakibatkan komplikasi ke berbagai organ, mulai dari ginjal, jantung, mata, telinga, dan saraf. Bukan hanya itu, aktivitas seksual dan daya tahan tubuh akan turun.

Selain obat dokter, perubahan gaya hidup dan pola makan juga akan memperbaiki metabolisme tubuh dan kerja insulin. Menurut para ahli gizi, tidak ada diet khusus bagi penderita DM. Yang penting, makan dengan gizi seimbang, ada karbohidrat kompleks seperti nasi, roti, bakmi, bihun, kentang, atau sereal. Lengkapi dengan protein tapi jangan yang berlemak. Juga dengan sayur dan buah sebagai sumber serat yang dapat memperlambat pemecahan, pelepasan, dan penyerapan gula sehingga kadar gula darah tidak meningkat dengan dengan drastis. Makan yang manis-manis boleh saja asalkan tidak melebihi kalori yang disarankan.

Selain mengatur pola makan, penderita DM juga perlu menaati jadwal makan, yakni makan 3 kali sehari dengan waktu yang teratur. Karena denagn demikian, tubuh mendapat pasokan yang teratur sehingga mencegah terjadinya hipoglikemia (tubuh mengalami kekurangan gula) yang dapat berakibat syok sampai pada kematian.

[ Sumber artikel Buku Food Cures Intisari & Gramedia ]

Pengobatan dengan Transfer factors

Konsumsi terbaik untuk pencegahan & penyembuhan penyakit Diabetes Tipe I & II.

Suplemen 4Life® Transfer Factor™ GluCoach

Merupakan satu produk yang istimewa dan inovatif, apabila di gabungkan dengan langkah pencegahan seperti diet dan gaya hidup yang sehat, 4Life Transfer Factor memberi dukungan kepada kesehatan yang optimal, secara menyeluruh.
Sebagian besar apa yang kita makan setiap hari akan berubah menjadi glukosa, dimana menjadi salah satu sumber tenaga yang utama dalam tubuh kita, ia memberikan dukungan sistem metabolisme dan endokrin dan membantu tubuh kita mengguraikan glukosa dari suplemen yang paling efisien.

Fungsi TF Glucoach :
• Sesuai untuk Penyembuhan Diabetes Type I & II.
• Membasmi Kuman Yang Menyerang Pankreas & Fungsi Insulin.
• Chromium, Vanadium & Ginseng mengimbangi gula & metabolisme.
• Sebagai Antioksidan

Kandungan Bahan TF Glucoach
Targeted Transfer Factor (a patented extract containing Targeted Transfer Factor from cow colostrum and egg yolks), Pterocarpus marsupium, Fenugreek, Momordica charantia, Gymnema sylvestre, Korean Ginseng, Alpha Lipoic Acid, and Vanadium.

—————————————————————————————

Suplemen 4Life® Transfer Factor™ Tri-Factor Advance


4Life® Transfer Factor™ Tri-Factor Advance – Meningkatkan daya tahan tubuh hingga 283% baik Untuk Penyembuhan Penyakit Autoimun, Sinus, Diabetes, Autisme, Asam Urat, Maag, Asma, Suplemen yang membuat tubuh kita selalu Fit & Bugar, baik di konsumsi untuk harian.

Dengan Tri Factor Formula, kecerdasan yang semakin bijak, 4Life Transfer Factor Tri Formula bersama-sama kecerdasan dari 4Life Transfer Factor dan kepintaran dari ektraksi dari nano factor untuk mengatur, meningkatkan dan menyeimbangkan imun sistem.

Fungsi TF Advance :
• Sesuai untuk Penyembuhan Diabetes Type I & II.
• Penyembuhan Penyakit Autoimun, Sinus, Diabetes, Autisme, Asam Urat, Maag, Asma
• Untuk konsumsi harian agar badan kita fit & bugar.
• Sangat baik untuk kita yang punya hobby Travelling.

Kandungan Bahan TF Tri-Factor Advance :
Transfer Factor E-XF (a patented concentrate of transfer factors and other natural components from cow colostrum and egg yolk), and NanoFactor (a proprietary concentrate of nano-filtered cow colostrum.)

Penyakit Kanker Paru-paru dan pengobatan dengan Transfer Factors

“Nama saya Dena Guidice, dan saya ingin berbagi pengalaman dengan anda, bagaimana TF telah menyelamatkan hidup saya. Pada November 1998, saya didiagnosa kanker paru-paru. Tim dokter merekomendasikan saya bahwa perawatan terbaik adalah dengan kemoterapi dan radiasi secara simultan. Saya mulai menjalani kedua terapi tersebut, dan diberikan diagnosa tinggi. 90 hari kemudian, saya menderita semua efek kedua terapi tersebut, badan lemas, muntah-muntah, rambut rontok dan berat badan menurun.

Kedua terapi tersebut berakhir pada Februari 1999. Pada 25 Maret 1999, saya menjalani operasi, dokter mengangkat tumor dari paru-paru kanan saya pada 1/3 atas paru-paru, dan 3 tulang iga saya. Operasi berjalan baik, dan para dokter yakin mereka telah berhasil mengangkat semua kanker dari tubuh saya. Setelah operasi, saya menjalani 12 minggu kemoterapi secara rutin dari bulan Mei – Juli 1999, sebagai langkah pengamanan. Dan tubuh saya kembali melemah, dan hanya dapat berbaring tidur saja sepanjang hari. Rambut saya rontok kala itu, kuku jari dan gigi menjadi sangat rapuh, nafsu makan hilang dan berat saya hanya tinggal 88 pounds saja.

Saya tetap berharap, bahwa setelah kemoterapi nanti, saya menjadi lebih kuat. Tapi harapan saya sirna, pada bulan Agustus, saya menemukan benjolan di bagian bawah tangan kiri. Setelah operasi benjolan tersebut, hasil tes menunjukan bahwa saya menderita malignant lymphatic cancer (cancer of lhe lymph nodes), dan kanker telah menyebar ke seluruh bagian badan. Kala itu tim dokter menyatakan bahwa mereka sudah tidak dapat berbuat apa-apa lagi. Saya menderita kanker stadium 4, dan punya waktu maksimal 4-6 bulan untuk hidup. Mereka bilang saya sebaiknya melakukan hal-hal yang paling saya inginkan dalan 45-60 hari kedepan. Karena setelah itu saya akan terlalu lemah dan sakit untuk melakukan apapun.

Mulai saat itu, saya yakin bahwa saya akan segera meninggal, apalagi dokter bilang bahwa tidak ada yang dapat bertahan hidup hingga 8 bulan, dengan kondisi seperti saya. Sejak itu saya menghabiskan hari-hari rutin saya dengan anak-anak, berlibur ke Hawaii dan sebagainya. Saya sudah sangat pasrah, tanpa satu ons pun harapan, dan saya sudah siap mental untuk meninggal. Pada minggu pertama Oktober, akhirnya anak saya meyakinkan saya untuk mencoba TF, walaupun dalam hati saya, saya yakin 100% bahwa TF tidak akan berpengaruh apa-apa. Tapi tidak ada salahnya mencoba, saya meminum 6 TF Plus dan 6 TF Advance setiap hari. Dalam 30 hari, saya mulai merasa lebih kuat, nafsu makan timbul, tapi dalam hati tetap yakin bahwa akan segera meninggal.

Saya tetap minum TF. Pada Januari 2000, setelah 90 hari minum TF, saya semakin kuat dan berat badan saya bertambah 7 pounds. Saya terus meminum TF. Sekarang sudah 7 bulan saya minum TF (Mei 2000), berat badan telah bertambah 26 pounds, dan saya merasa jauh lebih sehat daripada 2 tahun terakhir ini. Saya ke dokter 2 minggu lalu, dan dokter bilang bahwa hidup saya ajaib, dan tidak ada tanda-tanda kanker. TF tidak hanya menyelamatkan hidup saya, tapi juga memberi harapan untuk hari-hari dan tahun-tahun yang akan datang. [ Dena Guidice ]

Apa Pendapat Dokter Tentang Transfer Factor

“Saya seorang dokter spesialis kanker. Saya biasa merawat penderita kanker wanita, dan selalu mendorong pasien yang menjalani kemoterapi dan radiasi, untuk meminum TF. TF sangat membantu mengatur system imun. Saya punya pasien yang menderita herpes kronis, dan rutin meminum TF. Kesembuhannya sangat cepat”

Apa jadinya kalau tubuh manusia tidak dilengkapi dengan sistem kekebalan tubuh ?

Sistem kekebalan tubuh bisa diibaratkan prajurit yang sangat disiplin, teratur, cerdas, dan pekerja keras yang melindungi tubuh dari musuh eksternal, khususnya musuh seperti bakteri atau virus yang berupaya memasuki tubuh.

Masih ingat bocah David dari Texas, yang sebelum lahir diketahui bahwa sistem kekebalan tubuhnya tidak sempurna? David bermasalah pada sumsum tulang belakang sehingga tidak bisa memproduksi limfosit, yang merupakan bagian dari prajurit siap tempur dalam mempertahankan tubuh terhadap berbagai serangan bakteri, virus, dan penyakit yang mencoba masuk ke dalam tubuh melalui makanan, saluran pernapasan, maupun lingkungan sekitar. Tanpa adanya perlindungan dari sistem kekebalan tubuh-meskipun dilahirkan dengan operasi caesar yang steril, hidup dalam ruangan steril, menghirup udara steril, meminum air steril, dan memakan makanan yang steril-David hanya bertahan selama 12 tahun setelah gagal transplantasi sumsum tulang dari kakaknya. Ilustrasi tadi memperjelas peranan penting sistem kekebalan bagi daya tahan tubuh kita.

Limfosit ibarat prajurit, yang dihasilkan oleh sumsum tulang disebut limfosit B, sedangkan yang diproduksi di kelenjar timus disebut limfosit T. Limfosit B akan memproduksi semacam senjata yang disebut antibodi.

Sistem kekebalan tubuh sangat mendasar peranannya bagi kesehatan, tentunya harus disertai dengan pola makan sehat, cukup berolahraga, dan terhindar dari masuknya senyawa beracun ke dalam tubuh. Sekali senyawa beracun hadir dalam tubuh, maka harus segera dikeluarkan.

Kondisi sistem kekebalan tubuh menentukan kualitas hidup. Dalam tubuh yang sehat terdapat sistem kekebalan tubuh yang kuat sehingga daya tahan tubuh terhadap penyakit juga prima. Pada bayi yang baru lahir, pembentukan sistem kekebalan tubuhnya belum sempurna dan memerlukan ASI yang membawa sistem kekebalan tubuh sang ibu untuk membantu daya tahan tubuh bayi. Semakin dewasa, sistem kekebalan tubuh terbentuk sempurna. Namun, pada orang lanjut usia, sistem kekebalan tubuhnya secara alami menurun. Itulah sebabnya timbul penyakit degeneratif atau penyakit penuaan.

Tiap kali ada benda asing yang masuk ke dalam tubuh diperlukan 10-14 hari untuk membentuk antibodi. Jadi, antibodi merupakan respons terhadap gangguan dari luar, senjata yang dibentuk oleh sekelompok prajurit limfosit B dalam sistem kekebalan. Antibodi tersusun dari protein, disebut juga sebagai immunoglobulin, disingkat Ig, suatu serum protein globulin. Antibodi akan menghancurkan musuh-musuh penyerbu atau disebut juga antigen, seperti bakteri dan virus penyebab penyakit, dengan cara mengikatkan diri pada antigen dan menandai molekul-molekul asing tempat mereka mengikatkan diri. Selanjutnya sel pasukan dapat membedakan dan melumpuhkannya.

Ada lima jenis immunoglobulin, yaitu IgG, IgM, IgA, IgE, dan IgD. IgG adalah antibodi yang paling banyak terdapat dalam darah, yaitu 80 persen. Antibodi IgG adalah satu-satunya antibodi yang dapat masuk ke dalam plasenta ibu hamil karena kemampuan dan ukurannya yang kecil sehingga IgG seorang ibu akan membantu melindungi janinnya dari kemungkinan infeksi. Selanjutnya, bayi yang baru lahir dari rahim yang steril tidak mempunyai pengalaman melawan penyakit. Untunglah, immunoglobulin dalam ASI yang pertama kali, atau dikenal sebagai kolostrum, memberikan bantuan perlindungan terhadap infeksi, sementara bayi memperkuat sistem kekebalannya hari demi hari.

IgG mengikuti aliran darah, mempunyai efek kuat antibakteri, melindungi tubuh terhadap bakteri dan virus, serta menetralkan asam dalam racun.

Pola hidup modern menuntut segala sesuatu dilakukan serba cepat dan instan. Hal ini berdampak juga pada pola makan. Sarapan di dalam kendaraan, makan siang serba tergesa, dan malam karena kelelahan tidak ada nafsu makan.

Belum lagi kualitas makanan yang dikonsumsi, polusi udara, kurang berolahraga, dan stres. Apabila terus berlanjut, daya tahan tubuh akan menurun, lesu, cepat lelah, dan mudah terserang penyakit. Karena itu, banyak orang yang masih muda mengidap penyakit degeneratif.

Kondisi stres dan pola hidup modern sarat polusi, diet tidak seimbang, dan kelelahan menurunkan daya tahan tubuh sehingga memerlukan kecukupan antibodi. Gejala menurunnya daya tahan tubuh sering kali terabaikan sehingga timbul berbagai penyakit infeksi, penuaan dini pada usia produktif.

Konsumsi makanan sebaiknya tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan gizi saja, tetapi juga mempertimbangkan kandungan senyawa bioaktif dalam makanan yang dapat membantu menjaga tubuh tetap sehat, atau dikenal sebagai makanan fungsional, agar daya tahan tubuh dapat dipertahankan. Untuk itu diperlukan kearifan dalam memilah makanan atau smart eating. Kecukupan konsumsi buah dan sayuran mutlak diperlukan karena kandungan vitamin, mineral, dan enzim selaku senyawa bioaktif sangat diperlukan tubuh.

Daya tahan tubuh manusia mencapai puncaknya di usia 20-an, dan lambat tetapi pasti, mulai terjadi penurunan di usia 30-an, dan semakin pesat menurun di usia 50-an tahun. Pola makan memengaruhi kondisi daya tahan tubuh. Hal ini berkaitan dengan health conscious atau peduli terhadap kesehatan.

Agar kualitas hidup tetap prima, sehat, dan bugar, siagakan selalu senjata dalam sistem kekebalan tubuh anda, yaitu dengan kecukupan antibodi.

Fenomena Sistem Imun dan Molekul Informasi, Karunia Tuhan yang diberikan kepada makhluk-makhluk ciptaannya

Di dalam tubuh terdapat sistem imun yang akan menjaga tubuh 24 jam non-stop dari berbagai serangan macam penyakit. Sistem imun dalam menghadapi berbagai serangan virus, bakteri, parasit, sel kanker dan lain-lain ini akan diwakili oleh sebuah sel yang disebut Natural Killer Cell (sel NK). Sel NK dapat diilustrasikan sebagai prajurit yang akan menjaga tubuh dari berbagai macam ancaman. Prajurit ini akan menyerang virus, bakteri dan sel jahat yang memasuki tubuh. Namun, ketika sistem imun sedang dalam kondisi tidak optimal maka prajurit imun ini akan rentan terhadap serangan musuhnya. Jika virus influenza yang masuk kedalam tubuh, virus tersebut akan mengalahkan prajurit NK akibatnya kita akan terkena sakit flu. Begitu pula dengan penyakit-penyakit lainnya.

sel nk menghambat pertumbuhan sel kanker

sel nk menghambat dan menggrogoti pertumbuhan sel kanker

Anak bayi yang baru lahir harus diminumkan susu awal Ibunya (susu kolostrum). Mengapa? Karena dengan meminum susu awal ibunya tersebut, sistem imun sang bayi menjadi kuat ketika menghadapi serangan berbagai macam penyakit. Banyak kasus yang menunjukan apabila bayi tidak diminumkan susu awal ibu, maka ketika dewasa, bayi tersebut menjadi lemah tubuhnya. Kasus yang lebih parah terjadi pada anak sapi yang baru lahir. Apabila anak sapi tersebut tidak diminumkan susu awal ibu nya, maka dalam waktu 4 hari anak sapi tersebut mati. Mengapa demikian? Apakah begitu pentingnya susu awal ibu? apakah sama susu awal ibu dengan susu ibu setelah satu tahun masa menyusui? Tuhan telah menganugrahkan sebuah sistem kekebalan tubuh terhadap semua makhluk hidup yang disebut sistem imun. Sistem imun tersebut secara otomatis terdapat pada bayi yang baru lahir. Namun layaknya sebuah antivirus komputer. Sistem imun tersebut belum memiliki informasi mengenai berbagai macam penyakit. Sang bayi baru memiliki sistem imun namun belum memiliki informasi mengenai penyakit. Lalu dimanakah informasi mengenai berbagai macam penyakit tersebut? Informasi tersebutlah yang terdapat pada susu kolostrum ibu atau susu awal ibu. Berdasarkan penelitian, ditemukan 1% molekul informasi (transfer factors) pada susu kolostrum ibu. Sehingga sistem kekebalan tubuh sang bayi tidak akan sempurna bila belum diminumkan susu ibunya. Seperti gembok dan kunci, sang bayi sebelum diminumkan susu awal ibunya hanya memiliki gembok. Bayi tersebut akan memiliki kuncinya setelah minum susu awal ibunya.

Mengapa timbul penyakit?

Pendapat William Hennen

Pendapat William Hennen

Penyakit timbul akibat lemahnya sistem imun. Apa yang menyebabkan lemahnya sistem imun? Banyak faktor yang melemahkan sistem imun, diantaranya adalah sebagai berikut:

polusi

polusi

pestisida

pestisida

  • Stress/ Depresi
  • Pestisida
  • Makanan siap saji,
  • Perasa/Pewarna/Pengawet,
  • Polusi,
  • Spray Aerosol / Alkohol / Kimia
  • Obat / Steroid / Antibiotik
  • Radiasi / X-Ray / Mikrowave
  • Debu / Hama / Serangga
  • Virus / Bakteria / Parasit / Jamur
  • Kurang Tidur

Faktor-faktor yang menyebabkan lemahnya sistem imun tersebut membuat kondisi sistem imun rentan terhadap serangan penyakit. Ketika Anda merasakan tubuh anda tidak fit, disaat itulah sistem imun anda dalam kondisi lemah. Apabila di samping anda ada yang sedang sakit flu maka anda akan terkena sakit flu, apabila di samping anda, ada orang yang menderita flu burung maka anda akan terkena flu burung begitu juga dengan penyakit yang lainnya. Tetapi lain halnya jika anda dalam kondisi fit. Sistem imun anda akan bekerja 24 jam sehari untuk menjaga anda. Ketika disamping anda terdapat orang yang sedang flu, Anda tidak akan tekena flu dan penyakit lainnya. Oleh karena itu cara terbaik untuk menghindari penyakit adalah dengan menjaga sistem imun kita pada kondisi optimal.

When your imune system work hard, you're are able to work and play hard

When your imune system work hard